mengembalikan jati diri bangsa

mengembalikan jati diri bangsa

mengembalikan jati diri bangsa dengan puasa

Posted by adink on Agustus 12th, 2009

Untuk menumbuhkan keinginan mengembalikan jati diri bangsa di diri setiap individu dapat digunakan berbagai cara. Cara itu adalah menumbuhkan rasa toleransi, kesabaran, kedisiplinan dan empati sosial yang tinggi terhadap orang lain. Untuk mencapai itu semua kita dapat menggunakan media puasa untuk menumbuhkannya. Ya! Walaupun sepintas seperti di luar akal, akan tetapi puasa memiliki nilai-nilai tersebut, yang dapat menumbuhkan rasa keinginan dan kepedulian kita untuk mengembalikan jati diri bangsa.

Hakikat puasa adalah menahan dan mengendalikan nafsu dasariah untuk memenuhi kebutuhan pribadi setiap orang. Kebiasaan makan, minum, berhubungan badan, diberhentikan total selama siang hari puasa. Disiplin puasa akan bekerja jika ada ketulusan dan kejujuran pribadi. Ada pengosongan egoisme secara intensif dan kontinyu selama puasa di siang hari, di malam haripun kita dituntut untuk tidak berlebihan dalam melampiaskan nafsu yang tertahan di siang hari. Setelah berbuka kita tidak bisa berbuka puasa dengan makan minum sebanyaknya, karena itu akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada pencernaan kita. Bila kita dapat menerpkannya dalam hidup, yaitu menahan ego kita untuk memenuhi kebutuhan pribadi, dan mendahulukan kepentingan bersama dan bangsa, maka bukan tidak mungkin negara ini dapat mengembalikan jati diri bangsa yang mulai terkikis.

Puasa merupakan ibadah yang diajarkan dalam semua agama. Maka puasa dapat diartikan sebagai panggilan bagi setiap pemeluk agama untuk selalu kembali kepada sumber spiritualitasnya yang aguang dan suci, dengan disiplin tinggi untuk menahan mengendalikan egoismenya dengan tujuan ibadah. Bila kita ingin mengembalikan jati diri bangsa ke bentuknya yang ideal, bangsa ini harus belajar untuk menahan dan mengendalikan diri sehingga setiap konflik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak berujung pada kekerasan, tetapi meningkatkan kualitas hidup dan dapt mengembalikan jati diri bangsa. Secara spiritual puasa sebenarnya dapat memberikan inspirasi kepada bangsa ini untuk mengembalikan jati diri bangsa-nya, karena jati diri tidak mungkin didapatkan dengan mengabaikan dimensi spiritualitas bangsa itu sendiri.

Ajaran agama dalam kehidupan berbangsa amat diperlukan dan dapat dijadikan landasan yang paling fundamental sebagai sumber moralitas dan kekuatan spiritualitas untuk mengembalikan jati diri bangsa dan membangun masa depan negara yang lebih baik. Mengembalikan jati diri bangsa Indonesia sebenarnya dapat dibentuk dari moralitas spiritual agama dan identitas bangsa Indonesia yang plural, sehingga membentuk kepribadian yang menghormati kemajemukan bangsa dan pluralitas.

Artikel sebelumnya:

4 Responses to “mengembalikan jati diri bangsa dengan puasa”

  1. mengembalikan jati diri bangsa Says:

    Mengembalikan jati diri bangsa memang tidak mudah, butuh kerja keras dan kebersamaan.

  2. nonreni Says:

    mengembalikan jati diri bangsa
    kita bangsa yang besar, namun kebesaran itu bisa luntur oleh usia, kita mulai dari diri kita, mungkin

    ngomong-ngomong soal mengembalikan jati diri bangsa, non reni punya artikel e e coretan pada “terkena gerenda bukan girindra” lo, coba aja mampir

  3. Forex Trading Software Says:

    walaupun tidak mudah mengembalikan jati diri bangsa, tapi saya yakin dengan niat dan tekad yang bulat itu tidaklah mustahil dicapai ..

    Expert Advisor

  4. mengembalikan jati diri bangsa Says:

    bener banget bangsa kita harus belajar menahan diri

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

banteng